Unggah News

Info Terbarukan Tanpa Hoax

Upaya Low Flattening the Curve Covid-19 di kota Pagar Alam terus di tekan lewat penyemprotan Dispektan

Pagar Alam,Unggah NewsFlattening the curve atau disebut dengan pelandaian kurva pada kasus Covid 19 yang ada di Pagar Alam secara Signifikan terus di tekan terlihat di lapangan pada Selasa (31/03/2020), antusias seluruh Stakeholder, Instansi daerah, serta beberapa Element masyarakat bergerak menyatakan perang terhadap Virus ini.

Diantaranya Jajaran Polres Pagar Alam  Menyemprotkan dispektan dengan Mengunakan unit mobil Watercanon di seputaran kota Pagar Alam, dan juga pihak Kelurahan bekerja sama dengan Rukun tetangga dan Rukun Warga bersama masyarakat menyemprotkan dengan mengunakan Tank sprayer pada masing-masing rumah mereka,

tak kalah menariknya juga Baznas kota Pagar Alam meski jumlah personilnya terbatas mereka bekerjasama dengan Gerakan pemuda Anshor dalam menyemprotkan dispektan pada Masjid-Masjid di seputaran kota Pagar Alam yang di anggap rentan dalam penyebaran virus ini.

Ketua Baznas kota Pagar Alam saat di sambangi di kantornya KH.Djamil Rusdi menerangkan selain berdoa  diharapkan semua harus berikhtiar dalam memerangi virus ini, pihak Baznas Kota Pagar Alam sendiri dalam aspresiasinya terhadap Kejadian ini telah memberikan Bantuan Dana kepada pihak Rumah Sakit umum Daerah (RSUD) Besemah untuk membantu pengadaan perlengkapan tenaga Medisnya saat mereka bertugas dalam penangganan virus ini,
” memang benar kita sudah memberikan bantuan senilai Rp. 46.500.000,- kepada pihak RSUD, kami mengharapkan pihak rumah Sakit bisa terbantu,” Ujar K H Djamil Rusdi.

Selain itu menyinggung terkait penutupan Masjid- masjid yang ada di kota Pagar Alam oleh pihak Pemerintah kota bekerjasama dengan Polres dan MUI serta FKUB yang ada dikota Pagar Alam banyak sekali menuai protes dari beberapa masyarakat seperti yang di ungkapkan oleh salah seorang warga Dempo selatan yang tidak mau di sebutkan namanya sebut saja Abdullah mengatakan pihaknya masih belum bisa menerima dengan legowo karena shalat berjamaah di tiadakan, khususnya di kota Pagar Alam ini ” shalat  hukum nya wajib, berjamaah adalah Sunah Rasullulah kalau bisa keduanya kita dapatkan terlebih saat ini kita mesti dekat dengan Allah” Ujar Abdullah,

Menjawab hal ini KH Djamil Rusdi menerangkan bahwa pendapat seperti itu memang wajar ada pada diri manusia, ” Sholat hukumnya adalah Wajib bagi umat muslim berjamaah hukumnya Sunnah, kemudian upaya menghindari dan mencegah diri agar terhindar dari suatu penyakit mewabah yang sudah jelas ada di depan mata adalah Anjuran Rasullulah, jadi tinggal kita yang bisa menyimpulkan masing-masing dan kita harus bisa memahami essensi dari himbauan ini dan mesti kita patuhi. Ujarnya

Untuk saat ini kita harus bijak meyikapi himbauan yang lakukan oleh pemerintah ini, kita di tuntut untuk mengadakan pegurangan jumlah kelompok tertentu guna untuk memutus mata rantai penyebaran virus ini, karena virus ini sudah kita ketahui bersama  penyebaranya lewat sentuhan khususnya bersentuhan tangan, kemudian apabila kita memegang makanan mengusap hidung atau mulut jika tangan tidak kita cuci terlebih dahulu, penyebaran virus akan mudah tertular, pada intinya kita harus menjaga badan kita dan lingkungan kita agar tetap bersih dan Suci serta mengurangi kontak fisik” ulasnya

Lebih dalam dijelaskan menanggapi  Asumsi dan Mengenai limit waktu himbauan penutupan tempat ibadah ini, dirinya berpedoman pada keputusan dan kebijakan pemerintah yang ada, dapat kita lihat bersama secara pribadi menurut saya kita lihat dari jumlah atau pelandaian kurva jumlah pasien yang dianggap Positif terkena virus itu sendiri,  statusnya meningkat atau menurun, jika sudah menurun dan aman, ya kita bisa shalat berjamaah kembali,

Sejauh ini kita lihat Pagar Alam masih dalam status kondisi aman karena kemaren kita lihat  bersama dari media sosial, bahwa yang di duga terinfeksi covid-19 ternyata  dari hasil dianosa terkena penyakit TBC, tetapi aturan pemerintah harus kita patuhi karena hal ini punya pertimbangan yang jelas dan kita juga harus terus berdoa bersama agar virus ini dapat segera diatasi .” Ungkap KH Djamil Rusdi.

Alian Sumsel

Copyright ©2020 UNGGAHNEWS.COM | Dev By Erlabs.net