Terpilih Jadi Paskibraka, Siswa -Siswi Ini Latihan di Kantor Bupati Tanjab Timur

0
44

Unggahnews.com, Muara Sabak -Kadis Parbudpora Deddy Armadi,SH,MH. pada acara pembukaan pelatihan dan dan pembinaan PASKIBRAKA Kabupaten tanjung jabung timur beberapa waktu yang lalu menyampaikan bahwa menjadi paskibraka tidak hanya menaikan dan menurunkan Bendera sangsaka merah putih semata, tapi lebih dari penanaman nilai nilai kebangsaan, cinta tanah air dan rela berkorban untuk NKRI. Pasukan pengibar bendera adalah putra putri terbaik bangsa khususnya di kabupaten tanjab timur.

Pasukan paskibraka dipilih melalui seleksi secara bertahap melalui sistem dan mekanisme pendidikan. Karena akan kita tanamkan nilai kebangsaan, yang akan kita pilih dari segi mental dan fisik agar memiliki kemampuan yang prima sebagai pasukan pengibar bendera di hari kemerdekaan nanti.

Mulai tanggal 1 Agustus sampai dengan 15 Agustus 2019 bertempat di Lapangan Kantor Bupati Tanjung Jabung Timur.

Seluruh pasukan pengibar bendera mulai latihan
sebanyak 30 peserta paskibraka berasal dari SMA/SMK se-Kabupaten Tanjab Timur dipersiapkan sebagai pasukan pengibaran bendera merah putih.

Tim pelatih dan pendamping terdiri dari Gabungan TNI, Polri, dan Purna Paskibraka.

Tim pelatih calon pasukan pengibar bendera  Kabupaten Tanjung Jabung Timur tahun 2019 bertugas melakukan persiapan-persiapan yang bersifat administrasi dan teknis dalam rangka pelaksanaan dan pelatihan bagi calon pasukan pengibar bendera, menetapkan formasi serta persiapan petugas pasukan pengibar bendera.

Kabid Olahraga Dinporapar Tanjab Timur, Boy mengatakan persiapan Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74 pada tanggal 17 Agustus 2019 mendatang, Disbudparpora Tanjab Timur khususnya pada bidang olahraga memiliki tanggung jawab penuh terkait acara puncak 17 agustus mendatang.
Karena Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74 pada 17 Agustus 2019 berdekatan dengan perayaan Hari Raya Idul Adha, pihak Dinporapar mengambil kebijakan agar seluruh anak didik tersebut tetap di asrama. Tidak diperkenankan untuk pulang ke rumah meski di Hari Raya Idul Adha.

“Karena semenjak dari pembukaan pelatihan tanggal 31 sampai 25 Agustus sudah menjadi tanggung jawab penuh kami, untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, karena sebagian besar tempat tinggal peserta cukup jauh,” jelasnya.

Dilain pihak perwakilan Paskibraka tingkat Provinsi, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur mengirimkan tiga putra dan putri terbaiknya. Yakni Erik Busmin perwakilan dari SMAN 4 Tanjab Timur, Nurhayani SMAN 3 dan Sarmila SMAN 5 Tanjab Timur.

“Pada tingkat nasional saat ini Tanjar Timur belum ada mewakili untuk tahun ini, terakhir Tanjab timur mewakili di tingkat Nasional pada 2012 lalu.
tahun ini yang mewakil provinsi jambi dari Kabupaten Bungo,”ucapnya.(mrg)

LEAVE A REPLY