Home / Hukrim / Sarolangun

Selasa, 23 November 2021 - 13:46 WIB

Terobosan Jaksa Agung, Dobrak Kebuntuan Penyelesaian Kasus HAM Berat

Sarolangun,Unggahnews.com – Setelah sukses menerapkan keadilaan restoratif, Jaksa Agung RI ST Burhanudin kembali membuat terobosan untuk mempercepat penuntasan kasus dugaan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM).

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak, mengungkapkan terobosan progresif penyelesaian kasus HAM Berat oleh Jaksa Agung ini akan menjawab pertanyaan masyarakat bahwa masalah hukum dapat di selesaikan.

“Langkah ini menjadi wadah pro-ajudikasi bahwa harus ada persamaan persepsi dalam penanganan kasus pelanggaran HAM berat, dimana jaksalah pengendali perkara sesuai asas dominis litis, jangan ada ego sektoral lagi,” kata Prof. Hibnu.

Baca Juga :  Pembunuh Wanita di Rumah Kosong Ditangkap, Diduga Motipnya "Gara-Gara Tidak Cocok Harga"

Hal senada disampaikan asst. Prof. Dr Dwi Seno Wijanata, SH., MH., CPCLE.CPA., pakar hukum pidana dari Universitas Bhayangkara Jakarta Raya.

Dia mengatakan terobosan Jaksa Agung tersebut bisa membuka kebuntuan dalam penyelesaian beberapa perkara dugaan pelanggaran HAM Berat.

“Terobosan ini bisa menjadi alternatif untuk menyelesaikan tunggakan beberapa perkara pelanggaran HAM Berat yang masih terbentur aspek-aspek di luar hokum,” tegasnya.

Baca Juga :  Seorang Janda di Tanjab Timur, Nekat Jadi Bandar Narkoba

Kajari Sarolangun saat di konfirmasi Jurnalis Unggahnews.com melalui Kasi Intel Rendi, terkait perintah Jaksa Agung Republik Indonesia itu, mengatakan, “Terobosan Jaksa Agung ini memang benar-benar sangat bagus dan disini Jaksa Agung menunjukkan kepiawaiannya sebagai penegak hokum,” ujra Rendi.

Rendi menambahkan bahwa sosok Burhanuddin dipandang memang benar-benar layak untuk menjadi pemimpin Kejaksaan Agung Republik Indonesia. (war).

Berita ini 9 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Opini

Puluhan Rumah dan 1 SD Terancam Longsor, Kades Minta Rumah Warga di Relokasi

Hukrim

Pemilik Ladang Ganja Satu Hektar  Terancam 20 Tahun Penjara

Hukrim

Kapolres Kerinci Pimpin Penemuan Ladang Ganja 1 Hektare, Seorang Wanita Diamankan

Hukrim

Sidang Perdana Praperadilan KPU dengan Kejari Tanjung Jabung Timur di Gelar

Hukrim

Ibu Rumah Tangga Habisi Nyawa Teman Kumpul Kebonya dengan Batu Ulekan

Hukrim

Tikam Pemerkosa Istrinya Hingga Tewas, Suami Divonis 8 Tahun Penjara

Hukrim

Lagi, Sat Resnarkoba Polres Kerinci Gagalkan Transaksi Narkoba

Hukrim

Gegara Perjanjian “Duduk Nikah Tegak Cerai” Calon Pengantin Masuk Penjara