Polda Jambi dan Polres Tanjung Jabung Timur, Segel Lahan DSSP Terkait Kasus Karhutla

0
485

MUARA SABAK (01/10/2019) – Perusahaan Sawit di Kecamatan Dendang Tanjung Jabung Timur Disegel Polisi Terkait Karhutla

PT DSSP yang merupakan perusahaan perkebunan kelapa sawit disegel polisi terkait kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Kapolres Tanjab Timur AKBP. Agus desri sandi di dampingi Kasat Reskrim AKP. Indar. Wahyu. Dan tim penyidik karhutla dari Polda Jambi kombes.Pol. Thein Tabero.
Mengataka kejadian kebakaran di area lahan DSSP desa jati mulyo kecamatan Dendang padaTanggal 8 septeber 2019.

Kronologisnya pada minggu tanggal (8/9/2019) tepat pukul 19.00wib terjadi kebakaran di blok 5 blok 6 dan blok 7 PT. DSSP di desa jatimulyo kecamatan Dendang. Kebakaran sampai hari kamis (12/9) area yang terbakar sekitar 45 hektar. Di perkirakan 15 hektar lahan sawit milik PT DSSP dan 30 lahan kosong.

25/9/2019 anggota kepolisian dari polda jambi di dampingi pihak polres dan polsek Dendang mengadakan penyelidikan di temukan di lapangan bahwa PT. DSSP tidak memenuhi standart perkebunan minimal sistim Sarana dan prasarana untuk pencegahan dan penanggulangan Karhutla. Sebagaimana yang tertuang di PERMEN 05/2018 Tentang pembukaan atau pengolahan lahan perkebunan tanpa membakar dan PT. DSSP Telah melakukan kegiatan perkebunan kelapa sawit sejak tahun 2007 sampai saat ini tidak memiliki izin usaha perkebunan dengan luas perkebunan 434,85 hektar.

Di karenakan pihak PT DSSP tidak memiliki izin maka pihak kepolisiaan mengenakan Pasal 98 dan pasal 99 yo pasal 116 UU RI NO 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelola
lingkungan hidup dengan Ancaman pidana 10 tahun penjara serta denda 10 milyard.
Kemudian pihak PT.DSSP di kenakan pasal105 yo 47 ayat 1 UU RI NO 39 Tahun 2014 tentang perkebunan, dengan ancaman pidana 5 tahun penjara serta denda 10 milyard.

Kedepannya pihak kami akan berangkat ke jakarta untuk bertemu dengan para ahli perkebunan dan ahli korporasi.ucapnya.

Kapolres Tanjab Timur AKBP Agus desri sandi saat di tanya media mengatakan penyelidikan ini seluruhnya sudah di tangani pihak polda Jambi kami hanya mendapingi tim ahli dari pihak Reskrim Polda. Saat di tanya apa ada lagi pihak perusahaan yang bakal di periksa sebagai tersangka ianya menjawab tidak tertutup kemungkinan ada beberapa perusahaan yang akan menjadi tersangka dalam pembakaran hutan dan lahan ini. Ucapnya.

PT DSSP yang merupakan perusahaan perkebunan kelapa sawit di Desa Jatimulyo Kecamatan Dendang Kabupaten Tanjab Timur, disegel polisi terkait kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
“Kami akan melakukan pemeriksaan terhadap pihak perusahaan, untuk saat ini kami sudah lakukan penyegelan terhadap lahan itu,” kata Kombes pol Thein Tabero.

Satuan Reskrim Polres bekerja sama dengan Reskrim Polda senin(30/9) lahan yang terbakar itu seluas Empat puluh lima yang merupakan milik PT.DSSP. di lokasi kebakaran lahan tersebut sudah dipasang spanduk larangan beraktivitas dan dipasang garis polisi.
“Selama proses penyelidikan tidak boleh ada aktivitas apa pun di lahan yang sudah terbakar itu,” ucap .

Ia katakan akan menindak tegas pelaku pembakaran hutan dan lahan, apalagi itu perusahaan, sebab sudah jelas aturan dan undang-undang yang berlaku.
Ia mengatakan dalam penanganan kasus tersebut, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan saksi ahli seperti BPN, Dinas Perkebunan, Lingkungan Hidup dan BMKG.
“Beberapa barang bukti sudah kami amankan, kemudian melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi termasuk pihak perusahaan, apabila terbukti maka kami tindak sesuai hukum yang berlaku,”(mrg)

LEAVE A REPLY