Peduli Bencana Kabut Asap Karhutla Wartawan Tanjab Timur Bagi-Bagi Masker

0
115

Muarasabak – Sejumlah wartawan Tanjab timur membagikan masker kepada pengendara motor serta pejalan kaki dan warga sekitar. Karena rasa kepeduliaan awak media ini untuk kita semua menjaga kesehatan Paru paru (11/9/2019).

Wartawan Tanjab Timur bekerja sama dengan PT. SUJA .CO. yang mendistiribusikan masker. mereka awak media Tanjab timur turun ke jalan membagikan masker kepada pengendara motor disejumlah lampu merah. Pasalnya, kabut asap kian tebal di Kota kabupaten Tanjab Timur. Ditambah lagi partikel-partikel Karhutla seperti abu sudah bertebaran dan membahayakan masyarakat.

pembagian masker ini merupakan bentuk sosialisasi kepada masyarakat akan bahayanya keluar rumah tanpa masker sementara asap dan abu Karhutla kian menjadi.

“Kondisi asap ini kurang lebih sudah satu Minggu. Akhir-akhir ini tambah juga abu Karhutla, ini sangat bahaya. Dan di lihat beberapa hari ini banyak masyarakat kita sedikit sekali belum mengetahui bahaya asap serta abu dari kebakaran Karhutla apa lagi siswa siswi sekolah masih belum ada yang mengunakan masker saat mereka sekolah, himbauaan agar apa bila yang akan keluar rumah pakai di sarankan harus mengunakan masker,”

Kita juga para media memberi dukungan kepada satgas karhutla
,”Ada petugas dari Satgas Karhutla dari unsur-unsur Polri, TNI, BPBD, Satpol PP, Damkar ataupun relawan berjuang memadamkan api. Memdamkan lahan gambut itu tidak mudah,
dampak dari kabut asap ini di pastikan terserang ISPA apa lagi anak anak,ibu hamil dan orang yang sudah berusia lanjut. Wartawan membagikan masker ini karena rasa kepeduliaan dengan kabut asap yang kian menjadi di Tanjab Timur ini. Bagi sekolah yang masih berjalan belajar dan mengajar mohon di sediakan ruangan bebas asap disekolah.

Saat media menemui sekdis kesehatan ia mengatakan secara kasat mata asap dan abu Karhutla sudah tampak dengan jelas dan itu membahayakan.
Karena partikel- partikel di asap dan di debunya apa bila terhisap dan menempel di paru paru itu yang sangat membahayakan makanya di anjurkan jangan keluar rumah seandainya juga mau beraktivitas di sarankan mengunakan masker.
” tadi Saya mendapat Info melalaui DLH mereka bilang ISPU Kabupaten Tanjab Timur masih sedang. Ucapn Hendrik

Kalau masalah ISPA sekdis Hendrik mengatakan untuk saat ini yang naiknya cukup signifikan kecamatan Dendang dan Berbak. Hingga 100% kenaikan itu yang saya pantau dari bulan juli hingga agustus dan sampai saat ini, Kalau kecamatan lain saya belum dapat info serta pihak rumah sakit juga belum memberi data ke saya ucapnya.( mrg)

LEAVE A REPLY