Home / Tanggamus

Kamis, 30 September 2021 - 07:23 WIB

Klarifikasi Kepala Pekon Sidodadi Terkait Dugaan Pengrusakan Lahan Sawah Milik Suyanto Tidak Sesuai Fakta

Tanggamus (Unggahnews.com) – Oknum Kepala Pekon Sidodadi, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus, Suroyo, menyampaikan klarifikasi terkait laporan warga atas indikasi penyerobotan dan pengrusakan lahan persawahan, hanya saja klarifikasi kepala Pekon itu dinilai tidak sesuai fakta dilapangan.

Suroyo menyampaikan, bahwa pelaporan kepada pihak kepolisian sangat keliru. Sebab tanah galian dari sawah dipergunakan untuk kepentingan umum yakni jalan masyarakat menuju area persawahan, termasuk jika pelapor hendak ke sawahnya sendiri juga melewati jalan yang sama.

Hal itu dikatakan Suroyo sebagai klarifikasi atas pelaporan Suyanto (46) warga Pekon Sidodadi, Kecamatan Semaka, ke Polres Tanggamus karena ia merasa dirugikan atas dugaan penggalian dan penimbunan jalan dari lahan persawahan milik Suyanto.

“Saya sampaikan bahwa laporan tersebut tidak sesuai fakta, yang ada kami melakukan kerja bakti rutin seperti biasa kepada warga melalui Kadus, melalui RT ke warga dan yang melaporkan juga sudah diberitahukan kerja bakti, dan ternyata selama kerja bakti (pelapor) tidak pernah ikut,” jelas Suroyo di lokasi jalan umum di areal pesawahan milik pelapor.

Baca Juga :  Polres Tanggamus Tangkap Oknum Guru Ngaji Tersangka Cabul Kepada 6 Santri di Kelumbayan Barat

Suroyo menjelaskan, bahwa lahan yang dimaksud oleh pelapor tidak mencapai 2 meter namun hanya hanya 50 centi meter. “Terkait laporan pengrusakan, saya dan warga tidak merusaknya sebab setelah itu, nanti sawah akan dibajak dan rata kembali,” tegas Suroyo.

Sementara itu secara terpisah, Suyanto (46) warga Pekon Sidodadi, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus, Lampung, ketika dihubungi via telpon seluler, Selasa (28/09/2021), menyebutkan klarifikasi Kepala Pekon Sidodadi yang diduga menyerobat dan merusak lahan persawahan miliknya tidak berdasar.

“Klarifikasi yang disampaikan oleh Kepala Pekon Sidodadi Suroyo itu sah-sah saja, kerena itu menurut dia, akan tetapi fakta di lapangan justru sebaliknya. Dan juga keterangan pelapor dan terlapor tentunya akan dibuktikan secara fakta dan hokum, karena masalah ini sudah dijalur hukum. Dan kami punya bukti-bukti bahwa lahan sawah kami dirusak dan dijadikan jalan Tani,” ungkap Suyanto yang telah membawa kasus ini agar diselesaikan lewat jalur hukum.

Baca Juga :  Bupati Tanggamus Serahkan Bantuan Kepada Penyandang Disabilitas LKS Alamanda

Suyanto menambahkan bahwa apa yang disampaikan oleh Kepala Pekon Sidodadi Suroyo itu semuanya tidak benar. “Karena Sawah kami itu sudah jadi hak milik orang tua kami selama tiga puluh (30) tahunan lebih. Dan tidak pernah orang tua kami menghibahkan untuk jalan,” katanya geram.

Disebutkan Suyanto bahwa belum pernah ada musyawarah untuk pelebaran jalan tersebut. “Jika memang pernah ada musyawarah, kapan musyawarahnya, dimana tempatnya dan kenapa kami yang punya lahan tidak di beritahu atau diundang musyawarah,” tambahnya.

“Saya sih, sangat berharap kepada penegak hukum yakni kepolisian agar segera melakukan proses hukum sesuai hukum yang berlaku terhadap laporan saya. Karena klarifikasi terlapor berbanding terbalik dengan bukti-bukti yang disampaikan saat kami buat laporan ke pihak yang berwajib,” pungkas Suyanto. (Wan).

Berita ini 11 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kegiatan

Lampung

Bupati Tanggamus Menerima Kunjungan Kegiatan Observasi Tim I-Care Litbang Kementerian Pertanian Dan Bappenas RI
terbakar

Lampung

Satu Unit Rumah Nelayan Ludes Terbakar, Tiga Orang di Larikan ke Rumah Sakit
Operasi Zebra

Hukrim

Polres Tanggamus Gelar Pasukan Operasi Zebra Krakatau 2021

Peristiwa

Puluhan Gajah Liar Obrak-abrik Rumah dan Lahan Warga

Tanggamus

DPP KWI Gelar Rapat Akhir Tahun, Ketum : Jadilah Jurnalis yang Profesional

Tanggamus

Bupati Tanggamus Serahkan Bantuan Kepada Penyandang Disabilitas LKS Alamanda

Tanggamus

Bupati Tanggamus Lantik Tiga Kepala Dinas
Polsek

Lampung

Polsek Kota Agung Tangkap 8 Terduga Perjudian Togel Hongkong