Unggah News

Info Terbarukan Tanpa Hoax

Halte Trans Siginjai Akan Ditambah 60 Unit

Jambi,Unggahnews.com – Minat masyarakat Jambi untuk menggunakan jasa transportasi Trans Siginjai cukup tinggi, sejak Desember hingga sekarang Trans Siginjai sudah melakukan uji coba terhadap rute koridor dua dengan rute Sengeti sampai Bandara, yang dilayani dengan 5 unit kendaraan, dengan frekuensi 3 unit dari Sengeti dan 2 dari Bandara.

“Pada waktu uji coba disediakan 20 unit halte portable dari Sengeti sampai Bandara, hal ini di lakukan untuk membantu masyarakat di Muaro Jambi,”kata Buna Riadi Wing Kadis Perhubungan Provinsi Jambi menjelaskan kepada wartawan, Senin (17/2).

Ditambahkan antusias masyarakat Kabupaten Muaro Jambi cukup tinggi untuk menggunakan jasa transportasi dari pemerintah.

Ia juga mengatakan tahun 2020 akan di tambah halte sekitar 60 unit untuk melayani koridor 2 dan tambahan di koridor 1, serta akan di adakan survei kepuasan masyarakat dengan adanya Trans Siginjai, yang berfungsi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat terhadap Trans Siginjai.

“Karena banyak masyarakat yang memberi saran kepada kami terhadap halte yang kurang, maka nya akan di tambah halte sebanyak 60 unit lagi,”Katanya.

Dikatakan dia, jumlah semua halte di koridor satu 19 dan koridor dua 20, sedangkan jumlah halte portable di koridor satu ada 12 sedangkan permanen 7, untuk di koridor dua semua halte portable.

“Kami masih memantau titik yang pas untuk membangun Halte Permanen, karena kalau halte nya portable bisa kita pindahkan, sebab susah buat prediksi di mana tempat yang cocok,” lanjutnya.

Sementara itu jumlah bus untuk koridor satu dan koridor dua saat ini 10 bus, pihaknya telah mengajukan 30an bus baru ke Pemerintah pusat. Bus ini nantinya akan menambah beberapa rute, seperti dalam kota, Muaro Jambi dan sekitarnya. Bahkan mereka juga punya rencana untuk ke komplek candi Muaro Jambi.

“Kami akan terus berusaha untuk meminta bantuan bus kepada kementrian, karena saat ini banyak di kota-kota besar yang mangkrak, bus sudah di kasih kementrian tapi tidak di operasi kan, karena kendala dari anggaran, karena saat kita mau mengoperasi kan bus itu harus ada subsidi,” lanjutnya.

Ia mengatakan, trans Siginjai sudah menggunakan subsidi dikenai tarif perorang Rp. 5000 rute Sengeti-Bandara, sedangkan Rp. 3000 untuk rute Pijoan-Inspektorat.

“Untuk normalnya kalau angkutan umum biasa dari pijoan ke simpang rimbo Rp.12.000, tapi karena kita subsidi jadi hanya Rp.3000,”Pungkasnya (silvi)

Copyright ©2020 UNGGAHNEWS.COM | Dev By Erlabs.net