Home / Hukrim / Peristiwa

Selasa, 19 Oktober 2021 - 08:40 WIB

Gadis 18 Tahun Meninggal Setelah Diperkosa 12 Orang

Halmahera Tengah – Biadap. Diduga 12 orang pelaku memperkosa N (18) warga Halmahera Tengah. Usai diperkosa korban meninggal dunia. Tragisnya yang memperkosa pertama adalah pacarnya korban sendiri.

Peristiwa tragis dan memilukan yang dilakukan terhadap gadis 18 tahun yang diduga telah diperkosa oleh 12 orang itu diungkap pemilik akun Twitter @Ghara_H4L3Y0** yang tidak lain adalah saudara korban.

Ia menceritakan, korban diperkosa oleh sejumlah pekerja sebuah perusahaan di Halmahera Tengah. Selain diperkosa, korban juga disekap oleh para pelaku.

“Setelah diperkosa, adik kami tidak bisa berjalan, sakit yang luar biasa dirasakan dan ketakutan utk bercerita kejadian sebenarnya,” tulisnya sebagaimana dikutip PojokSatu.id, Minggu (17/10/2021).

Diceritakan, seminggu setelah diperkosa, organ intim korban mengalami pembengkakan dan bernanah. Saat itu, korban juga sudah sulit untuk berbicara.

Baca Juga :  Satreskrim Polres Kaur Lakukan Penyelidikan Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu

“Akhirnya dirujuk ke RSUD Ternate, dan kemaren adik kami menghembuskan nafas terakhir,” ujarnya.

Pihak keluarga pun langsung melakukan penelusuran melalui telepon selular korban. Dan sangat mengejutkan, ternyata salah satu pelaku pemerkosaan adalah pacar korban sendiri.

“Teridentifikasi pelaku pertama (pacar). Langsung ditangkap di lokasi kerja,” sambungnya.

Dari pelaku pertama ini, kemudian didapatkan tiga nama pelaku lainnnya. “Keempat pelaku sudah ditangkap dan ditahan di Polres Halteng,” tuturnya.

Atas kejadian ini, pihak keluarga terus mendesak kepolisian bertindak tegas. Keluarga juga menuntut semua pelaku pemerkosa N ditangkap, diumumkan dan diproses seadil-adilnya.

Baca Juga :  Kakek 60 Tahun di Lampung Utara Cabuli Bocah 9 Tahun

“Informasi yang beredar pelaku tidak hanya 4 orang, ini harus diusut tuntas!” tegasnya.

Cerita pilu bahwa N meninggal dunia usai jadi korban pemerkosaan ini pun membuat warga emosi. Warga pun beramai-ramai mendatangi Polsek Weda, Halteng, menuntut para pelaku diserahkan kepada warga.

Namun, kemarahan warga bisa diredam. “Kami meminta agar aparat bertindak cepat dan seadil-adilnya. Korban baru SMK kelas 1, masih di bawah umur,” tegasnya lagi.

Keluarga pun mendapat informasi bahwa satu pelaku melarikan diri dan sedang dalam pengejaran dan pengusutan lebih dalam.

“Karena diduga (pelaku) lebih dari 4 orang (ada 12 orang). 4 orang ini pelaku yang sementara di tahan di Polres Halteng,” tutupnya.

(Salsa/Montt/pojok/news)

Berita ini 7.040 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Hukrim

Polsek Kota Agung Tangkap Tiga Pelaku Curat di Bengkel Jalan Harapan
Merangin

Merangin

Ratusan Guru di Merangin ikuti Peringatan HGN 2021 

Bengkulu

Cerai Sama Istri, Oknum Polisi Dipecat Jadi Pengedar Narkoba 
Kecamatan

Nasional

Banjir dan Longsor Melanda Dua Kecamatan, BPBD Pasaman Kerahkan Alat Berat
Nurkholis

Hukrim

Ditetapkan Tersangka dan DPO, Nurkholis Mempraperadilankan Kejari Tanjab Timur

Empat Lawang

Banjir Paiker, Ratusan Hektar Tanaman Padi Rusak, 1 Rumah Hanyut dan 1 Jembatan Putus
Anak

Hukrim

Ayah Tega Menyetubuhi Anak Kandungnya
Aparat

Batanghari

Balap Liar Meresahkan, Warga Minta Aparat Bertindak