Dinkes Tanjabtim Dapat Bantuaan 300 Kotak Masker dari PT. Petro China Internasional

0
35

Unggahnews.com, Muara Sabak – Dinas Kesehatan Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) mendapat  bantuan masker dari pihak PT. Petro China Internasional, Kamis (5/9/19).

Pengajuan bantuan masker tersebut dilakukan, seiring dengan terjadinya peningkatan kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), serta pengaruh Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat kebakaran hutan dan lahan di Tanjab Timur.

Adapun total bantuan masker yang diajukan, yakni sebanyak 300 kotak masker.

 

Dikatakan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Tanjabtim, Ernawati bahwa pengajuan masker itu disampaikan awal Agustus kemarin, dan baru dikabulkan 3 hari yang lalu.

“Masker bantuan itu langsung kita distribusikan ke setiap puskesmas yang ada di tanjab timur ini. Pihak puskesmas lah yang akan membagikan ke warga, khususnya anak didik dari tingkat PAUD, SD, SMP, dan SLTA, hingga masyarakat yang berdampak dengan asap, karena pembakaran hutan dan lahan.” kata Ernawati.

Ia menambahkan, bahwa usulan bantuan masker ini, adalah sebagai tindak lanjut kondisi cuaca, dan meningkatnya kasus ISPA di Tanjab Timur ini.

Selain itu, masker bantuan ini nantinya juga akan disalurkan ke daerah-daerah dengan kondisi Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) sedang hingga tinggi.

“Untuk penyaluran masker  tentang ISPU. Daerah mana saja yang akan kita salurkan ini nanti tergantung ISPU-nya,” tambahnya.

Kadinkes itu juga menjelaskan, bahwa tidak menutup kemungkinan daerah yang mengalami kebakaran hutan dan lahann seperti yang terjadi di Desa Catur Rahayu, Jati Mulyo Kecamatan Dendang, Kecamatan Berbak dan Kecamatan Sadu menjadi prioritas penyalurannya. Karena, kondisi kebakaran hutan dan lahan sangat berpotensi menambah pencemaran, dengan banyak asap akibat kebakaran.

“Jumlah masker ini kan terbatas, jadi harus efektif dan efisien penyalurannya. Daerah yang benar-benar memerlukan tentu akan kita dahulukan,” imbuhnya.

Untuk itu, ia menghimbau kepada seluruh masyarakat Tanjabtim untuk terus menjaga kesehatan agar terhindar dari ISPA. Sebab, penyakit ini biasanya timbul akibat kelembaban udara.  Saluran napas dalam situasi itu, cepat kering dan berujung iritasi.

“Kurangi aktivitas di luar ruangan dan perbanyak minum air putih,” pungkasnya.(mrg)

LEAVE A REPLY