Pembukaan Bimtek KOBe Untuk Penanganan Kemiskinan di Tanjab Timur

0
58

Unggahnews.com, Muara Sabak,13/8/2019 –Bupati Tanjab Timur H. Romi Haryanto. SE membuka bimbingan teknis penerima manfaat KUBe program penangan Fakir miskin di Kabipatrn Tanjab Timur.

Tampak hadir Kadis Sosial Dukcapil Provinsi Arif munandar. kadis sosial dan perlundungan anak Ridwan S.Ip. pihak perbankan dari bank BTN sejumlah Pejabat forkompimda serta anggota KUBE di Kabupaten Tanjab Timur

Bupati H. Romi Haryanto.SE. dalam sambutannya menjelaskan, pada tahun 2019 ini Kabupaten Tanjab Timur mendapatkan kesempatan menyelenggarakan Program KUBE, dalam penanganan fakir miskin, serta Program Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni dan Sarana Lingkungan Huni (RS-RTLH dan Sarling), yang merupakan suatu program penanganan kemiskinan melalui rehabilitasi rumah yang sudah tidak layak huni dan tidak memenuhi syarat kesehatan, keamanan dan sosial, rehabilitasi ini melalui kelompok untuk merehab rumah yang sudah ada dan menjadi rumah yang layak dihuni dan sehat lingkungan.
Bupati berjanji akan menambah modal bagi kelompok yang berhasil mendapat juara. Bupat berjanji juara 1 akan di bantu Rp 40.jt juara 2 medapat Rp 30.jt. juara 3 Rp 20 jt harapan 1 mendapat Rp 10.jt. itu semua akan di berikan tahun depan setelah dapat penilaan dari tim. Kemudian di sela sela sambutanya bupati ada membagikan door prize berangkat umroh bersama bupati di bulan satu nanati.

“Untuk Kabupaten Tanjab Timur tahun 2019 dialokasikan sebanyak 120 kepala Keluarga Penerima Manfaat (KPM)/rumah di Desa dan kecamataan .
Tanjab Timur.

Penanganan Fakir Miskin diusulkan terkait penambahan alokasi KUBE sebanyak 5 kecamatan yany terdiri. 10 orng perKelompok untuk Kecamatan yang belum mendapatkanya, peningkatan pelayanan RS –RTLH dan Sarling sebanyak rumah teralokasi pada wilayah kumuh yang dilengkapi dengan sarana lingkunganya, serta diharalkan adanya penambahan KPM Bansos Pangan Rastra/BPNT tahun 2020 mengingat masih banyak warga miskin yang belum mendapatkan bantuan.

“Mengingat Tenaga Kesejahteraan Sosial sebagai perpanjangan tangan di Kecamatan, mohon adanya penambahan Tali asih.
Sementara itu Dinas Provinsi, dan dinas sosial dan perlindungan anak
Mengataka saat. Data Fakir Miskin agar meminta kepada Dinas Sosial kabupaten.

Kedepanya agar lebih gesit mencari keluarga yang betul-betul mau berusaha, serta menyelesaikan persoalan dan kesulitan perekonomian keluarga.

Kepada mereka akan diberikan modal oleh pemerintah melalui kelompok, untuk membuka berbagai macam usaha, seperti pembuatan kue, kerajinan dan lain-lain.

Kemudian, Dinas Sosial Kabupaten Tanjab Timur diminta, untuk melakukan pemutakhiran data penerima manfaat agar tepat sasaran.

“Pendamping harus menggerakkan anggota, kalau ada misalnya anggota yang ogah-ogahan atau tidak mau bergerak, jangan menyurutkan dia dari kelompok, tetap harus menggerakkan dan jangan sampai bubar, semua harus bergerak agar bisa menuju masa depan yang lebih baik,”( mrg)

LEAVE A REPLY