Kami Melayani Pemasangan Iklan, Ucapan Dan Pengumuman Untuk Koran, Majalah, Dan Iklan Online Dengan Harga Terjangkau. Minat, Hub. E-mail : candraunggah@gmail.com, Hp/WA : 0823-0641-6474 || Lowongan Kerja : Yang Berminat Bergabung di Dunia Jurnalistik, Minimal Tamatan SMA, Hub Kami. E-mail :candraunggah@gmail.com, Hp/WA : 0823-0641-6474

Unggah News

Info Terbarukan Tanpa Hoax

Bawaslu Tanjab Timur Gelar Rakernis Penanganan Pelanggaran Pilkada 2020

Muarasabak,UnggahNews.com – Mantapkan Sumber Daya Manusia dilingkup Panwascam Se-Kabupaten Tanjab Timur, Bawaslu Tanjab Timur menggelar Rapat Kerja Teknis Penanganan Pelanggaran di hotel Julian Muara Sabak Barat. Jum’at (9/10/2020).

Dalam kegiatan tersebut, Bawaslu dan Panwascam membahas kemungkinan pelanggaran akan terjadi di Kabupaten Tanjung Jabung Timur
pada pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020 serta membahas secara teori dan berdasarkan pengalaman mengenai penanganan pelanggaran terkait potensi pelanggaran yang akan terjadi.

Dalam pembahasan adalah mengenai Kampanye di masa Pandemi Covid-19. Kampanye dalam kondisi pandemi mengharuskan Peserta Pemilihan untuk mematuhi Protokol Kesehatan sebagaimana diatur dalam PKPU Nomor 20 Tahun 2020.

Sebagai Pengawas, hal yang harus diperhatikan dalam melaksanakan pengawasan Kampanye dimasa Pandemi ini secara jeli adalah perbedaan antara pelanggaran Protokol Kesehatan dan Pelanggaran Pemilihan pada tahapan Kampanye. Hal ini merupakan dua bentuk pelanggaran yang berbeda begitupun dengan penanganannya

Rapat tersebut membedah perbedaan Peraturan Bawaslu (Perbawaslu) 14 Tahun 2017 tentang Penanganan Laporan Pelanggaran Pemilihan Kepala Daerah dengan Perbawaslu perubahannya.

Ketua Bawaslu Samsaeidi, S. sos menyampaikan, bahwa Perbawaslu yang mengatur penanganan pelanggaran pada Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2020 ini, aturannya menyesuaikan dengan kondisi saat ini, yaitu masa pandemi Covid-19 yang salah satunya menekankan pada penggunaan teknologi yang ada.

“Dalam Rakernis Penanganan Pelanggaran peserta diarahkan untuk berdiskusi dan sumbang saran terkait implementasi aturan Perbawaslu Penanganan Pelanggaran yang baru, sehingga dapat mengefektifkan proses penanganan pelanggaran sekalipun di masa pandemi seperti ini dan memaksimalkan penggunaan teknologi dalam prosesnya.”

Samsaeidi mengharapkan masyarakat turut aktif melaporkan peristiwa pelanggaran pemilihan serta jajaran Panwaslu Kecamatan yang langsung berinteraksi dengan masyarakat.

Serta mempersiapkan segala sarana pelaporan dan klarifikasi terkait dengan penanganan pelanggaran dan membiasakan diri dalam pemanfaatan teknologi dalam proses penanganan pelanggaran pada masa pandemi.

“Sehingga memudahkan masyarakat dalam berpartisipasi untuk mengawasi jalannya tahapan pemilihan,” tutup dia.(mrg).

Copyright ©2020 UNGGAHNEWS.COM | Dev By Erlabs.net