Unggah News

Info Terbarukan Tanpa Hoax

80 Siswa SLTA Ikuti Seleksi Paskibraka 2020 Kabupaten Tanjab Timur

Muarasabak,UnggahNews.com – Sebanyak 80 siswa baik putra dan putri Sekolah Lanjutan Tingkat Atas ( SLTA) yang berada di Kabupaten Tanjung Jabung Timur mengikuti seleksi calon Paskibraka 2020, Rabu (26/2/20) bertempat di Mess PKK Bukit Benderang Kelurahan Rano, Kecamatan Muara Sabak.

Delapan puluh peserta seleksi calon Paskibraka tersebut terdiri dari 40 peserta pria dan 40 peserta wanita yang akan bertugas pada upacara bendera peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-75 tahun 2020 nanti.

Pantauan awak media, para peserta tampak antusias mengikuti tahapan seleksi yang diadakan oleh panitia.

Menurut keterangan dari Kabid Pemuda dan Olahraga, Dinas Parbudpora Kabupaten Tanjab Timur, Boy dari 80 peserta hanya dipilih sebanyak 30 orang, yaitu pria 15 orang dan wanita 15 orang.

“Dari 80 orang yang terpilih nanti, 2 orang laki laki, 2 orang wanita yang akan kita kirim ke Provinsi Jambi untuk mengikuti seleksi Paskibraka tingkat Provinsi Jambi, sedang 2 pria dan 2 wanita akan mengikuti seleksi di tingkat Nasional,”ujarnya.

Ditambahkan, jika melihat tahun-tahun sebelumnya, seleksi tingkat Provinsi dan Nasional biasanya digelar bulan Mei, makanya dilakukan seleksi lebih awal.

Seleksi Paskibraka berlangsung selama dua hari dari tanggal 24 s/d 26 Pebruari 2020.

“Seluruh peserta menghadapi tahapan seleksi yang sangat ketat, diantaranya harus memenuhi syarat tinggi dan berat badan, kesehatan, psikotes (tes tertulis), dan yang tidak kalah pentingnya adalah harus menguasai Gerakan Peraturan Baris Berbaris(PBB),”katanya.

Boy menegaskan seleksi ini tidak segampang yang dibayangkan oleh para peserta, karena Tim Seleksi Paskibra ini melibatkan unsur TNI, Polri, Tim Kesehatan, serta anggota Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Tanjab Timur.

Merekalah yang menilai para peserta tersebut layak atau tidak untuk menjadi anggota Paskibraka.”Artinya seleksi dilakukan sangat ketat dan objektif, tidak ada yang namanya titipan atau sebagainya. Kalau layak dan memenuhi syarat ya bisa lolos, begitu juga sebaliknya,”tegasnya.

Setelah seleksi, tahapan selanjutnya yang akan dilakukan adalah dengan diberikannya Pendidikan dan Pelatihan (Karantina) terhadap para peserta yang dinyatakan lolos seleksi. Karantina tersebut rencananya akan dimulai pada awal bulan Agustus mendatang.

”Dalam masa karantina, para anggota Paskibraka wajib mengikuti seluruh pelatihan dari para instruktur yang terdiri dari unsur TNI, Polri dan PPI. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, selama karantina mereka tidak diperkenankan meninggalkan pondok (mes) yang disediakan sebagai penginapan,”tegasnya.

Diberlakukannya hal tersebut, lanjutnya, adalah sebagai bentuk pelatihan kedisiplinan terhadap para anggota Paskibraka. Selain itu, agar mereka lebih fokus dalam berlatih sehingga saat bertugas mengibarkan bendera pada Upacara Peringatan HUT-RI nantinya dapat berjalan maksimal.

”Kami akan berupaya maksimal, agar mereka benar-benar siap menjalankan tugasnya dan dapat memberikan yang terbaik dalam prosesi pengibaran bendera tersebut,”pungkasnya.

Menurut Kabid Pemuda dan Olah raga menjelaskan, ada beberapa kriteria yang wajib dipenuhi untuk lolos seleksi, antara lain lulus Tes Fisik, Tes Kesehatan Jasmani dan Rohani yang meliputi kesehatan mata dan telinga (tidak memakai alat bantu dan tidak buta warna), tidak varises, kaki tidak berbentuk O atau X, tidak pernah mengalami patah tulang, dan tinggi badan minimal 170 untuk pria dan 165 untuk wanita. (mrg)

Copyright ©2020 UNGGAHNEWS.COM | Dev By Erlabs.net