Unggah News

Info Terbarukan Tanpa Hoax

150 Tenaga Honorer Damkar Kota Sungai Penuh Mengeluh Dipotong Gaji

UNGGAHNEWS.COM, Sungai Penuh – Pantang pulang sebelum padam moto Damkar Kota Sungai Penuh inilah yang dilakukan demi menyelamatkan masyarakat apa bila dibutuhkan saat kebakaran .

150 orang Anggota Damkar tenaga kontrak Kota Sungai Penuh menjerit diduga adanya pemotongan gaji yang berpariasi Rp.150,000, bahkan sampai jutaan rupiah yang dilakukan oleh oknum pejabat Damkar Kota Sungai penuh inisial AA (Kadis) dan H (Kasi OPS).

Saat Dikonfirmasi beberapa anggota damkar tersebut yang enggan namanya disebut mengatakan iya” memang benar sebanyak 150 orang anggota damkar tenaga Honorer dilakukan pemotongan gaji ada yang Rp.200.000, bahkan ada yang Rp.400,000- rupiah tegasnya Kamis (1/4/21).

Modusnya yakni karena tidak mendapatkan pemanggilan jadwal piket sehingga pihak dinas melakukan pemotongan ungkapnya .

Sementara itu jadwal piket dinas damkar hanya mendapat satu kali perminggu anggota damkar yang kurang lebih 150 orang dan dibagi menjadi beberapa regu untuk melakukan kegiatan jadwal piket hanya satu kali perminggu jelasnya.

Setiap tenaga pemadam yang tidak mendapatkan pemanggilan piket selama sekali dalam satu minggu, maka gaji atau honor dipotong sebesar Rp.200 ribu rupiah Jika dalam dua minggu tidak mendapatkan jadwal pemanggilan piket, otomatis gaji pemadam dipotong Rp.400 ribu rupiah,ungkapnya

Sementara itu insentif/honor hanya Rp.800.000- /bulan , kalau dipotong bagaimana cara kami untuk mencukupi kehidupan keluarga kami bahkan ada yang anaknya SD. SMP, SMA apa lagi Saat ini Pandemi Covid-19, tentu kami tidak bisa leluasa untuk mencari tambahan diluar dari gaji honorer, hanya gaji itulah yang kami harapkan demi mempertahankan kehidupan keluarga kami ungkapnya dengan wajah yang sedih.

Lantas saat ditanya apa alasan Damkar Kota Sungai Penuh melakukan pemotongan”Alasannya ini Keputusan kepala dinas melalui kasi OPS Damkar, Helmi Afrizal. Alasannya uang yang dipotong akan dikembalikan ke kas daerah.”Ungkapnya

Sampai berita ini turunkan belum ada dari pihak dinas damkar Kota Sungai Penuh baik itu Kadis ataupun Kasi OPS yang bersedia dikonfirmasi bahkan HP dinonaktifkan (skm).

Copyright ©2020 UNGGAHNEWS.COM | Dev By Erlabs.net